Wakil Dekan 3 Pertanian Doktor Rekayasa Padi

Wakil dekan III Fakultas Pertanian UMI Ir Abdul Haris MP meraih gelar doktor bidang pertanian setelah berhasil mempertahankan disertasinya Rekayasa Padi Lokal Ase Lapang Menghasilkan Mutan melalui Irradiasi Sinar Gamma di hadapan penguji yang terdiri atas delapan orang dipimpin Prof Dr dr Suryani Asdir 1 PPs Unhas (20/1) di gedung PPs Unhas lantai 3. Hadir mewakili Rektor UMI wakil rektor I Prof Dr H Syahnur Said, MS, pimpinan fakultas, keluarga besar Fakultas Pertanian UMI dan pengurus BEM Fakultas Pertanian UMI.

Dalam presentasinya, Abdul haris mengatakan, Sulsel merupakan salah satu daerah penghasil utama beras di Indonesia dengan berbagai jenis varietas yang dikembangkan. Diantara berbagai varietas terdapat salah satu diantaranya yang disenangi oleh konsumen karena rasa nasi yang enak yaitu beras Ase Lapang dari kabupaten Pangkep. Padi Ase Lapang dulu merupakan salah satu varietas padi lokal Sulsel yang banyak dimiliki karena aroma yang harum dan rasa nasi yang pulen. Saat ini tidak lagi banyak dijumpai masyarakat dan hanya pada daerah-daerah tertentu. Sekarang sangat susah didapatkan petani yang menanam padi lokal Ase Lapang.

Selain itu, petani lebih memahami menanam padi berbagai varietas introduksi baru yang berumur lebih pendek dan potensi produksinya yang lebih tinggi. Permasalahan yang dijumpai pada budidaya padi lokal antara lain umur panen relatif lama dan dapat mencapai 160 hari sehingga membutuhkan waktu yang agak panjang dalam hal masa menunggu serta dapat memperbesar resiko terjadinya serangan hama penyakit. Punahnya beberapa kulivar padi lokal karena tersingkir oleh padi varietas introduksi. Pada umumnya petani lebih suka membudidayakan padi yang berumur pendek.

“Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh irradiasi sinar gamma bisa menghasilkan mutan padi lokal Ase Lapang, mengkaji pengaruh dosis irradiasi sinar gamma yang berpotensi untuk mendapatkan mutan pasi lokal Ase Lapang, mempelajari karakter morfoloho dan agronomi mutan hasil irradiasi sinar gamma untuk mendapatkan generasi mutan padi lokal ase lapang yang berpotensi berumur genjah dan berhabitus pendek,” ungkapnya.

Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium lapang Fakultas Pertanian UMI kabupaten Pangkep dengan dua periode tanam. Setiap periode tanam dilakukan dengan metode percobaan dalam bentuk rancangan acak kelompok yang terdiri atas 3 faktor dengan 8 ulangan secara keseluruhan terdapat 24 petak percobaan dan pengaruh perlakuan dilanjutkan dengam uji beda nyata terkecil pada taraf kepercayaan alfa 0.05.

Lanjut dikatakan, hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa irradiasi sinar gamma pada mutan generasi M3 dengan dosis 300 gray dapat mengurangi tinggi tanaman sebesae 25.43% memperkecil sudut daun bendera 26.37% umur berbunga dan umur panen dapat dipersingkat masing-masing 27,73% dan 24,10% begitu pula panjang ruaa lebih pendek 41.31% dari tetuanya.

“Hasil analisis telstuar nasi diperoleh sangat pulen dengan kadar amilosa 10.60%  untuk dosis irradiasi 200 gray dan 10.57% untuk dosis irradiasi 300 gray,” ujar sekum IKA pertanian UMI ini.

 

Previous UMI Dapat Bantuan 10 Traktor dari Menteri Pertanian
Next UMI Serahkan Hand Tractor Bantuan Menteri Pertanian RI

You might also like

Pameran Pendidikan, Mahasiswa Faperta Meraih Juara 2

Prestasi membanggakan diukir oleh Mahasiswa Fakultas Pertanian UMI pada kegiatan Pameran Pendidikan UMI. Muhammad Afdhal Syaf berhasil meraih juara 2 dalam kategori pertandingan Stand Up Comedy antar mahasiswa. Pengumuman pemenang

UMI Serahkan Hand Tractor Bantuan Menteri Pertanian RI

Wakil Rektor I UMI Prof. Dr. H. Syahnur Said, SE, MS menyerahkan 1 (satu) unit hand tractor bantuan Menteri Pertanian RI kepada Kelompok Tani Samalle dan Abbulo Sibatang, disaksikan Camat

Tahun Baru, Doktor Baru Fakultas Pertanian UMI

FP UMI – Makassar,  SITTI RAHBIAH BUSAERI, dosen tetap Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ilmu Pertanian pada Program Pascasarjana Unhas setelah mempertahankan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply